Sabtu, 13 Mei 2017

Sorry, Gue Sibuk!!

Rasanya, kalo denger kalimat "gue sibuk" konotasinya udeh jelek aja!!

Bukan maksud untuk sombong, namun pekerjaan baru ini memaksa diri untuk terus bergelut dengan hal-hal baru dan banyak, catet yah 'banyak'. Pengen sih nongkrong kayak dulu, karaoke, bilyard, ngegaple dan tetek bengek lainnya, tapi yah itu, sekali lagi, sedang masa transisi kegiatan, duh bahasa gue, berat!!

Oh iya, menyoal transisi kegiatan, atau apalah istilah benernya, seperti orang nikah, ada tagline "selamat menempuh hidup baru" nah itu, begitu juga ketika masuk ke dunia kerja yang baru, semua serba baru, temen baru, urusan baru, masalah baru, muka doang yang lama. Semuanya perlu masa ekstra untuk beradaptasi.

Nah, hal adaptasi itu semacam tekanan moral yang mau nggak mau, harus mau!! Bisa nggak bisa, harus bisa!! Dan nggak gampang ngeleburin diri ke sesuatu yang bener-bener baru. Kayak hukum Pascal "tekanan pada zat cair pada ruang tertutup akan diteruskan ke segala arah dengan sama besar"

Maksudnya gini, ruang tertutup itu sebut saja dunia kerja yang baru, yah, udah iyah aja sih!! Gue ditekan secara moral untuk bisa seimbang ke segala aspek, rasionya harus sama besar dan ini yang membuat gue harus sedikit abai dengan kalian yang ngajak karaoke, bilyard dan lain sebagainya itu.

Paham yah bro!! Jadi kalo kalian ngajak karaoke terus gue jawab sibuk, itu beneran sibuk, bukannya sombong, kalo nggak percaya tanya aja sama rumput yang goyang-goyang.