Langsung ke konten utama

Hayoookk Bersaing!!

Tadi pagi sempet jengkel lihat tarif harga travel Banjarmasin - Palangka Raya yang naik Rp. 10.000,- karena BBM naik. Lhooo !! seingat saya Mr. President dulu pernah berkhutbah dan berjanji dengan lantangnya akan mengayomi wong cilik khususnya tukang ojek dengan tidak memberatkan harga BBM dan tetap akan disubsidi pemerintah.

Lalu saya berfikir lagi, berfikir dengan dalam sekali, jika harga BBM Pertamina naik artinya harga akan bersaing dengan SPBU lain dari negara lain. Saya pribadi akan memilih SPBU non-Pertamina, sebab lebih terjamin, berkualitas dan lebih jujur, ini pengalaman pribadi saya lho!! Kesian deh luh Pertamina!!

Dan lagi, ini menurut asumsi saya lho!! jika saya menjadi bos dari SPBU non-Pertamina, maka jelas saya akan berani berinvestasi di Indonesia dengan membuka banyak lagi SPBU di daerah-daerah yang dari dulu selalu kekurangan stok BBM. Saya jadi ingat Wakil Gubernur Provinsi X pernah geram dengan pemerintahan dulu dan Pertamina yang selalu tidak merata memasok BBM ke daerah-daerah non-Jawa dan selalu memprioritaskan Jawa.

Yah, mungkin ke depannya dengan adanya persaingan harga, maka, mungkin, akan ada SPBU non-Pertamina semacam Petronas yang banyak berdiri dengan kokoh di daerah-daerah seperti di Papua atau di Kalimantan Tengah, sehingga masyarakat tidak lagi tergantung dengan pasokan dari Pertamina. Lha, tapi mosok saya memilih SPBU non-Pertamina yang artinya saya tidak mencintai plodak-plodak dalam negeri dong? Ah, itukan pilihan!!

Lalu ke depan dan ke depannya lagi akan ada ada perusahaan listrik swasta non-PLN atau perusahaan air non-PDAM yang berani bersaing dengan PLN dan PDAM yang pelayanan dan manajemennya carut-marut lebih buruk dari manjamen warteg. Lalu mereka bersaing, dan otomatis pelayanan mereka akan ditingkatkan. Horee toh !!

Jangan terlalu serius, saya cuma berasumsi kok!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Setting Alarm Sistem Merk Yomiko

Tetiba seperangkat alat alarm sistem buat client sudah tiba di kantor, awalnya bingung bijimane setting nih barang. utak-atik jebret.. jebret.. akhirnya bisa juga. Sebelum masuk ke konfigurasi, saya jabarkan satu persatu deh nama dan fungsi dari tiap-tiap item.

Jeli Sebelum Mengadili

Di acara Media Relation yang diselenggarakan BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah dengan tema "Mengawal Harta Negara" Kamis kemarin, saya menyaksikan beberapa rekan-rekan wartawan masih banyak yang salah kaprah menilai tugas dan fungsi BPK. Dari beberapa pertanyaan para rekan wartawan, mereka menganggap BPK adalah lembaga penegak hukum yang bisa mengadili benar atau salah seorang pejabat atau instansi negara. 
Pertanyaan dari salah satu wartawan yang juga dimuat di situs berita mereka yaitu: BPK yang belum bersikap terkait sumbangan pihak ketiga yang masuk ke kas dearah, apakah termasuk sumbangan liar? Adakah regulasi yang mengatur hal tersebut?
Sebelum lebih jauh, mungkin perlu diingat lagi, tugas utama BPK adalah memeriksa pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan negara yang telah dipakai oleh suatu instansi atau lembaga negara. Apakah (secara akuntansi) pengelolaan keuangan tersebut sudah wajar  atau masih banyak penyimpangan transaksi yang terjadi. 
Jadi terkait…

Menuju Ibukota Negara

Melihat tim kajian dari pusat terkait pemilihan Kalimantan Tengah menjadi ibukota negara sepertinya akan terealisasi. Banyak nilai positif dari Kalimantan Tengah untuk dijadikan sebagai ibukota negara; struktur geografi yang memadai -baik dari sisi luas tanah maupun minimnya intensitas bencana. Namun yang utama adalah faktor sosial kemasyarakatan. Penduduk asli Kalimantan Tengah adalah orang yang terbuka kepada semua pendatang.
Namun saya juga memiliki ketakutan yang luar biasa terhadap hal tersebut. Bagi saya, pendidikan adalah menu utama kemajuan. Mereka yang tidak cukup pintar beradaptasi dengan perkembangan jaman maka akan berakhir di liang-liang sampah. Saya berkaca kepada penduduk asli Jakarta: Betawi yang tersingkir dan kian terpinggir; tergerus kemajuan pembangunan yang gila dan hedonis selama Jakarta menjadi ibukota negara.
Lebih jauh, bicara mengenai karakter, tidak semua orang -khususnya pendatang- mau memahami dan mengerti filosofi kearifan lokal. Tentang bagaimana seharu…