Langsung ke konten utama

RIP 2014

Jadi, selamat tahun baru 2015 Masehi atau 1437 Hijriah atau yang katanya peneliti bahwa usia bumi ternyata sudah 4,5 miliar tahun. Oke fix saya pilih yang Hijriah aja deh, biar keliatan lebih muda aja gitu.

Turut berduka yang mendalam atas berbagai musibah yang datang silih berganti. Longsor, kebakaran, banjir, pesawat jatuh. Semoga mereka yang lebih dulu pergi diberikan tempat yang layak di sisi-Nya, dan bagi yang masih betah di bumi semoga bisa memetik hikmah atas semua bencana yang terjadi, menjadikan remainder bagi kita semua untuk lebih berhati-hati dan selalu berdoa, terlepas terkabul atau tidak, namun setidaknya dengan berdoa kita masih memilik keyakinan tentang adanya Tuhan.


Bicara resolusi, ah, sederhana saja, semoga tahun ini saya bisa jadi Presiden RI lalu dapat mobil dinas yang bensinnya dibiayai oleh negara, dan juga rumah dinas yang ada tempat beraknya yang juga dibikin dari anggaran negara, dari pajak penghasilan kalian. Hahahaha .......

Juga lagi kisruh tentang Charlie Hebdo, ah, kami berhak marah atas itu, agama bukan untuk dijadikan lelucon, seharusnya kalian tahu itu, tapi kalian tidak tahu atau lupa, lalu ditembak, matilah kalian, dikubur, dimakan cacing kalian di dalam kubur sana.

Dan terima kasih untuk istriku Arni Oktarini yang tidak pernah membicarakan tentang segala kemewahan materi di rumah kontrakan kita, engkau begitu mengerti. Percayalah, aku selalu bisa melihat kecantikanmu meskipun itu tersembunyi di sela-sela tubuh gemukmu, cinta itu buta sayang, tidak perlulah diet.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Setting Alarm Sistem Merk Yomiko

Tetiba seperangkat alat alarm sistem buat client sudah tiba di kantor, awalnya bingung bijimane setting nih barang. utak-atik jebret.. jebret.. akhirnya bisa juga. Sebelum masuk ke konfigurasi, saya jabarkan satu persatu deh nama dan fungsi dari tiap-tiap item.

Jeli Sebelum Mengadili

Di acara Media Relation yang diselenggarakan BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah dengan tema "Mengawal Harta Negara" Kamis kemarin, saya menyaksikan beberapa rekan-rekan wartawan masih banyak yang salah kaprah menilai tugas dan fungsi BPK. Dari beberapa pertanyaan para rekan wartawan, mereka menganggap BPK adalah lembaga penegak hukum yang bisa mengadili benar atau salah seorang pejabat atau instansi negara. 
Pertanyaan dari salah satu wartawan yang juga dimuat di situs berita mereka yaitu: BPK yang belum bersikap terkait sumbangan pihak ketiga yang masuk ke kas dearah, apakah termasuk sumbangan liar? Adakah regulasi yang mengatur hal tersebut?
Sebelum lebih jauh, mungkin perlu diingat lagi, tugas utama BPK adalah memeriksa pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan negara yang telah dipakai oleh suatu instansi atau lembaga negara. Apakah (secara akuntansi) pengelolaan keuangan tersebut sudah wajar  atau masih banyak penyimpangan transaksi yang terjadi. 
Jadi terkait…

Menuju Ibukota Negara

Melihat tim kajian dari pusat terkait pemilihan Kalimantan Tengah menjadi ibukota negara sepertinya akan terealisasi. Banyak nilai positif dari Kalimantan Tengah untuk dijadikan sebagai ibukota negara; struktur geografi yang memadai -baik dari sisi luas tanah maupun minimnya intensitas bencana. Namun yang utama adalah faktor sosial kemasyarakatan. Penduduk asli Kalimantan Tengah adalah orang yang terbuka kepada semua pendatang.
Namun saya juga memiliki ketakutan yang luar biasa terhadap hal tersebut. Bagi saya, pendidikan adalah menu utama kemajuan. Mereka yang tidak cukup pintar beradaptasi dengan perkembangan jaman maka akan berakhir di liang-liang sampah. Saya berkaca kepada penduduk asli Jakarta: Betawi yang tersingkir dan kian terpinggir; tergerus kemajuan pembangunan yang gila dan hedonis selama Jakarta menjadi ibukota negara.
Lebih jauh, bicara mengenai karakter, tidak semua orang -khususnya pendatang- mau memahami dan mengerti filosofi kearifan lokal. Tentang bagaimana seharu…