Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2015

Open Source Dong Pak Presiden!!

Dan, saya akan kecewa dengan kebijakan Bapak Presiden apabila Indonesia bekerjasama dengan Microsoft. Duh Pak, begini lho, di Indonesia ada Sistem Operasi yang gratis dan Open Source yang artinya bisa dikembangkan secara gratis juga tanpa license, namanya Ubuntu Indonesia.

Coba Pak Presiden ambil alat hitung *sodorin Sempoa* nih yah, jika seluruh komputer yang ada pada seluruh departemen pemerintah pusat maupun daerah menggunakan Sistem Operasi yang gratis macam Ubuntu Indonesia itu, bayangkan Pak!! Bayangkan!! berapa jumlah uang yang bisa dihemat untuk Indonesia dan bisa dialirkan untuk kebutuhan lain yang lebih bermanfaat, untuk biaya langganan domain saya misalnya *ditapuk Menkominfo*.

Yah, ketimbang harus bayar lincese ke Microsoft itu yang jutaan rupiah per license per komputer. Meheelll Pak, Meheell !! Ih Pak Presiden ini, Rwwrrrrrr

Melawan Asap

Saya dan sebagian masyarakat di Palangka Raya mungkin bertanya, kenapa setiap tahun kabut asap kerap bertamu ke tempat kami? Salah kami apa?

Sudah menjadi rahasia umum, membuka lahan baru untuk sawit dengan cara membakar adalah cara paling ekonomis dan praktis bagi sebagian pengusaha sawit yang otaknya di dubur itu. Sialnya lagi pemerintah saat ini seolah-olah menyepelekan dampak dari pembakaran lahan itu, setiap tahun terjadi dan pemerintah belum benar-benar pintar menanggulanginya, belum cukup berani mencegahnya sebelum titik api meluas dan berkepanjangan. Mungkin pikir mereka kabut asap bukanlah kategori bencana nasional, minimkan saja anggaran untuk itu, nanti juga hujan akan turun, pohon-pohon sawit tumbuh kembali, jika ada korban berjatuhan, katakan saja "itu takdir Tuhan" Perkara pun selesai.