Langsung ke konten utama

Antara Passion dan Saling Mengerti

Kalo ngomongin soal passion hasilnya subjektif yah, seperti ada sebagian orang yang senang futsal, ada yang senang basket, ada yang senang menulis, ada yang lebih senang membaca. Passion tidak melulu soal hobi sih, seperti bidang kerjaan juga termasuk passion, ada yang senang kerja di kantoran ada yang senang kerja di lapangan. Pokoknya subjektiflah.

Sialnya, kadang apa yang kita senangi bergesekan keinginan dengan orang yang kita sayangi. Semisal, anak menyukai seni, namun orang tua menuntut si anak untuk ahli komputer. Nah, repot kalo begini dilema si anak. Harusnya sih yah, jangan memaksakan keinginan kita kepada orang lain, yah meskipun baik namun tetap saja rancu. Coba jika si anak nuntut balik, Baik Ibu saya akan kuliah komputer, tapi ibu jangan keluar kota lagi -demi kerjaan, atau berhenti kerja saja, agar ibu tidak terus marah-marah di rumah karena masalah kerjaan.

Nah, piye?

Komentar

  1. Coba diomongin baik-baik sama orangtuanya tentang keinginan kamu, kecil kemungkinannya orangtua akan memaksakan keinginan anaknya setelah mendengar penjelasan dari si anak. Karena biar bagaimana pun, orangtua ingin yang terbaik bagi anaknya. Hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kyuto : yup, selalu setuju mengenai orang tua ingin yang terbaik untuk anak, intinya komunikasi sih yah ^_^

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Setting Alarm Sistem Merk Yomiko

Tetiba seperangkat alat alarm sistem buat client sudah tiba di kantor, awalnya bingung bijimane setting nih barang. utak-atik jebret.. jebret.. akhirnya bisa juga. Sebelum masuk ke konfigurasi, saya jabarkan satu persatu deh nama dan fungsi dari tiap-tiap item.

Jeli Sebelum Mengadili

Di acara Media Relation yang diselenggarakan BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah dengan tema "Mengawal Harta Negara" Kamis kemarin, saya menyaksikan beberapa rekan-rekan wartawan masih banyak yang salah kaprah menilai tugas dan fungsi BPK. Dari beberapa pertanyaan para rekan wartawan, mereka menganggap BPK adalah lembaga penegak hukum yang bisa mengadili benar atau salah seorang pejabat atau instansi negara. 
Pertanyaan dari salah satu wartawan yang juga dimuat di situs berita mereka yaitu: BPK yang belum bersikap terkait sumbangan pihak ketiga yang masuk ke kas dearah, apakah termasuk sumbangan liar? Adakah regulasi yang mengatur hal tersebut?
Sebelum lebih jauh, mungkin perlu diingat lagi, tugas utama BPK adalah memeriksa pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan negara yang telah dipakai oleh suatu instansi atau lembaga negara. Apakah (secara akuntansi) pengelolaan keuangan tersebut sudah wajar  atau masih banyak penyimpangan transaksi yang terjadi. 
Jadi terkait…

Youtuber Cebong

Menjadi terkenal adalah puncak prestasi manusia saat ini. Masa bodoh bisa terkenal entah karena apa. Yup, ekspresi; bagi gue adalah metode yang paling rasional untuk bisa tenar. Menginterpretasikan diri kepada dunia dengan segala cara agar bisa dilihat, dicerca, disanjung atau apapun itu, peduli amatlah yang penting mereka tahu; gue ada titik.
Gue pikir cuma para badut pengamat politik aja yang bisa berekspresi bebas tanpa malu-malu, ternyata sebagian konten maker nan muda belia pun tidak kalah egoisnya. Alih-alih berkarya tapi kok yah sengaja untuk dipertentangkan, diperdebatkan dan berharap ada badut lain di planet sana yang coba mengomentari lalu mengerucut menjadi perang badut.
"hai, gue X video ini gue buat karena si anj*ng Y udah bla..bla..bla.. ke gue, jangan lupa like and subscribe yah" Maksud gue gini, kalo kalian punya masalah pribadi dengan orang, yah udah sih nggak usah dipublish. Membuat konten video dari konflik pribadi dengan bahasa yang cenderung kasar? Duh …