Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2016

London Love Story, Apa Itu Yah?

Duh, sebetulnya gue hendak mereview film London Love Story namun apa daya, belum nonton filmnya, nggak terlalu minat juga sih, alhasil yah nggak jadi nulis review film yang ntu tuh. Terus gue mau review apa dong? Dead Pool, ah sudah diceritain sama si cinta sekamar setidur gue. Review Joox.com aja.

Apa itu Joox.com, buka aja keleus, pokoknya situs tersebut selalu menjadi situs perdana ketika gue tiba dikantor yang tentunya gue sudah sarapan ketika buka situs itu. Yah, menurut gue sih, buka Joox sambil nyeruput kopi --itu enak. Kenapa enak? karena ngopinya bisa ngutang, pun dibayarnya bisa kapan aja? Internetnya pun kantor yang bayar, enak toh!!

Apa lagi yah, oh yah, ada Acong yang suka minta ini itu kalo gue buka Joox, terus dia ngegelinjang nggak jelas sendiri di mejanya, ada sih keinginan untuk ngebunuhnya kala itu, tapi kalo inget adeknya si Nikita yang lagi skripsi itu, gue jadi nggak tega ih.

Joox membuat suasana kantor menjadi lebih rilek, syahdu, hingar, panas, dingin, merdeka,…

Sitai

Rasanya ingin banget nabok orang yang suka ngomong "lo enak punya ini punya itu, mau ini mau itu tinggal beli" Rrrrr.....
Lha, sekarang hidup elo merasa susah, terus gue disalahin, masa muda elo kemana aja Bro? Jangan lihat gue yang sekarang, tapi lihat seanjrit apa hidup gue dulu Bro? Hidup tiga tahun di hutan Papua itu bukan perkara gampang!!  Apa yang gue lakuin dahulu, sedikit banyaknya menentukan apa yang gue terima hari ini, begitu juga elo!! Seleksi alam namanya.
Dari pada elo ngurusin isi dompet orang, mending urus isi dompet sendiri, duit jangan diendapin di bawah bantal. Mencari legitimasi itu gampang, banyak-banyakin sedekah, berbagi sama mereka yang butuh, sering-sering nraktir temen, ntar juga orang-orang tahu kalo elo punya banyak duit. Yah perkara jumlah banyaknya berapa itu tergantung standar rasa sukur sih.

Pendukung Seks Normal (PSN)

LGBT. Hmm, ada yang bilang bawaan dari genetika, aneh rasanya, masa ada orang lahir langsung jadi homo atau lesbi, pasti ada proses yang membentuknya menjadi seperti itu. Pliss deh, mbok yah jangan bikin Tuhan makin marah, udah dilarang, udah diperingati lewat kisah kaum Sodom dan Gomora, eh demi ego --atas nama cinta semua jadi halal, duh, anjing aja tahu mana jantan mana betina.

Gue nggak benci, gue kasihan, kasihan sama keluarganya, kasihan digunjingi orang-orang sekitar, kasihan disumpahi masyarakat. Jika perilaku seksnya nggak normal, yah diem-diem aja kek gitu, ini justru penyimpangan seksnya dipublish, bikin resah aja, bikin malu orang tua, minta dukungan pemerintah pula, kan bego.

Orang Gila Saja Mengerti

Ada teman bertanya kepadaku seperti tidak terima "Kenapa kau pukul dia?"
"Terkadang ada beberapa orang yang perlu dijelaskan dengan tangan agar dia mengerti" Jawabku

Ini bukan tentang kekerasan, ini tentang cara paling tepat untuk menjelaskan keadaan, tentang beratnya beban yang harus saya topang hingga akhirnya kupercayakan dia untuk menjadi jalan keluar dari setiap masalah saya --yang ternyata dia justru lebih dalam menikam.

Dengar kawan!! Dulu, ada orang gila menggodaku di jalan dekat rumah, lalu aku usir orang gila itu dengan cara yang baik, namun tidak didengarkannya, aku marahi orang gila itu dengan keras, tidak juga dipahaminya, lalu aku pukul orang gila itu dengan kayu, dan akhirnya pun dimengerti.

"Lalu setelah kau pukul, apakah dia akan mengerti" Gerutu kawanku
"Orang gila saja akan mengerti jika dipukul, andai dia tidak juga mengerti, entah sebutan apalagi yang layak untuknya" Sindirku

Yah, terkadang ada beberapa orang yang perlu dije…