Langsung ke konten utama

Menuju Ibukota Negara

Melihat tim kajian dari pusat terkait pemilihan Kalimantan Tengah menjadi ibukota negara sepertinya akan terealisasi. Banyak nilai positif dari Kalimantan Tengah untuk dijadikan sebagai ibukota negara; struktur geografi yang memadai -baik dari sisi luas tanah maupun minimnya intensitas bencana. Namun yang utama adalah faktor sosial kemasyarakatan. Penduduk asli Kalimantan Tengah adalah orang yang terbuka kepada semua pendatang.

Namun saya juga memiliki ketakutan yang luar biasa terhadap hal tersebut. Bagi saya, pendidikan adalah menu utama kemajuan. Mereka yang tidak cukup pintar beradaptasi dengan perkembangan jaman maka akan berakhir di liang-liang sampah. Saya berkaca kepada penduduk asli Jakarta: Betawi yang tersingkir dan kian terpinggir; tergerus kemajuan pembangunan yang gila dan hedonis selama Jakarta menjadi ibukota negara.

Lebih jauh, bicara mengenai karakter, tidak semua orang -khususnya pendatang- mau memahami dan mengerti filosofi kearifan lokal. Tentang bagaimana seharusnya berperilaku ketika menjadi tamu. Karena sebagian besar dari mereka masih membawa tabiatnya di tempat orang, menjadikan semua tempat adalah sama. Saya lima tahun di Palangka Raya, melihat dan kerap menyaksikan bagaimana pengendara dengan plat B yang berkeliaran di Kota Palangka Raya yang masih berkendara layakanya di Jakarta: ugal-ugalan, tidak mau mengalah, dan keras kepala. Mungkin itu yang membuat indeks kematian karena kecelakan lalu lintas di Palangka Raya masih cukup tinggi.

Saya tidak ingin mengkorelasikan antara plat B dan banyaknya kecelakaan lalu lintas di Palangka Raya, tapi pengendara plat B di Palangka Raya adalah contoh yang buruk yang mungkin saja ditiru oleh mereka -penduduk asli- add list; dengan pengalaman berkendara yang minim dan berujung pada kecelakaan.

Saya berharap, pendatang yang nantinya akan memenuhi kota Palangka Raya bisa membawa contoh yang baik, memiliki tenggang rasa yang tinggi dengan mengedepankan kepentingan umum di atas kepentingan pribadinya. Sehingga perkembangan kemajuan di Kalimantan Tengah bisa dinikmati bersama-sama. 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Setting Alarm Sistem Merk Yomiko

Tetiba seperangkat alat alarm sistem buat client sudah tiba di kantor, awalnya bingung bijimane setting nih barang. utak-atik jebret.. jebret.. akhirnya bisa juga. Sebelum masuk ke konfigurasi, saya jabarkan satu persatu deh nama dan fungsi dari tiap-tiap item.

Jeli Sebelum Mengadili

Di acara Media Relation yang diselenggarakan BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah dengan tema "Mengawal Harta Negara" Kamis kemarin, saya menyaksikan beberapa rekan-rekan wartawan masih banyak yang salah kaprah menilai tugas dan fungsi BPK. Dari beberapa pertanyaan para rekan wartawan, mereka menganggap BPK adalah lembaga penegak hukum yang bisa mengadili benar atau salah seorang pejabat atau instansi negara. 
Pertanyaan dari salah satu wartawan yang juga dimuat di situs berita mereka yaitu: BPK yang belum bersikap terkait sumbangan pihak ketiga yang masuk ke kas dearah, apakah termasuk sumbangan liar? Adakah regulasi yang mengatur hal tersebut?
Sebelum lebih jauh, mungkin perlu diingat lagi, tugas utama BPK adalah memeriksa pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan negara yang telah dipakai oleh suatu instansi atau lembaga negara. Apakah (secara akuntansi) pengelolaan keuangan tersebut sudah wajar  atau masih banyak penyimpangan transaksi yang terjadi. 
Jadi terkait…